"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Monday, April 1, 2013

Tanggal ini, setahun kemarin,


Selasa, 2 April 2013..

Pagi ini aku terburu mengejar waktu, aku menaiki metromini yang sesak, terduduk dengan paksa dengan sedikit mendumel tentang pengamen yang berandil mengurangi spasi nyamanku, hingga akhirnya kusadari lagu apa yang sedang mereka mainkan,

"Andaikan detik itu
Kan bergulir kembali
Kurindukan suasana
Basuh jiwaku
Membahagiakan aku
Yang haus akan kasih dan sayangmu"

Kenanganku melayang, meluaskan pikiran dari sekedar memikirkan sempitnya hari, aku mengawang tentangmu, ayah.
Tanggal ini, setahun kemarin, terakhir kali aku melihatmu..
Tanggal ini setahun kemarin, kali terakhir aku mencium tanganmu untuk pamit ke ibukota..
Tanggal ini setahun kemarin, aku masih berapi-api menceritakan bagaimana bulan pertamaku di kantor baruku..
Tanggal ini setahun kemarin, aku masih kau hujani dengan harapan dan doa-doa..
Tapi ternyata hari ini setahun kemarin, adalah hari terakhirku melihatmu, setidaknya hingga hari ini..

Entah berapa kali aku kembali ke naung yang kusebut rumah, namun tak kunjung kutemui lagi sosokmu disana.
Hanya kutemui foto-fotomu dengan kenanganku tentangmu yang hampir habis kuingat..
Sisi lain ranjang mamaku yang sekarang kosong,
Dan sekotak tissue di samping sajadah yang setia menemani tangis mamaku ketika merindukanmu.

Tanggal ini setahun kemarin,
Kita bahagia dalam kebersamaan..
Masih terdengar canda diantara kejenuhan rutinitas..
Ya, tanggal ini setahun kemarin..

Tuhan punya rencana atas kepergianmu, seperti dulu Dia punya rencana atas kehadiranmu.

Tanggal ini di hari ini,
Aku merindukanmu, aku tahu aku menyayangimu.. Tapi aku lebih memilih melampiaskan dalam diam atau berteriak lantang dalam sunyi doa.
Tuhan.. Aku sudah lama terbiasa dikecewakan oleh sosok berfigur ayah, papa, bapak atau apapun itu mereka biasa menyebutnya.

I'm fine :)

Andika Winchester Saputra