"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Monday, January 23, 2012

Surat Untuk Dewi ‘Dee’ Lestari


Untuk Blog Contest Mizan.com

Surat untuk inspirasiku, teh Dewi Lestari..

Dear Teh Dee..

Seperti yang saya tulisan di awal surat ini, ini surat untuk Teh Dee, seorang penulis favorit saya, salah satu akun twitter favorit saya yang juga sekaligus inspirasi dan panutan saya dalam menulis dan juga gaya hidup. Saya kebetulan hobi nulis dari sejak SMP teh, tapi selama ini tulisan saya masih belum terfokus, salah satu tulisan yang saya jadikan referensi dan panutan penulisan itu adalah buku bukunya teh Dee, mulai dari Supernova sampai Madre.

Saya suka alur cerita Supernova, saya sangat suka dengan penokohan dan kesedehanaan cerita dalam Perahu Kertas dan juga merasa termanjakan dengan cerita cerita di Madre. Satu cerita yang paling “menusuk” saya, teh, adalah cerita tentang lagu ‘peluk’ di Rectoverso. Saya baca itu pas kebetulan saya baru mengalami perpisahan, dan dengan cara yang sama persis dengan apa yang tertulis di cerita ‘peluk’ itu.

Saya pernah memposting di twitter jika salah satu keinginan saya adalah bertemu orang-orang yang ada di list following saya (Teh Dee juga follow saya loh.. hehehe), salah satu yang ingin saya temuin itu adalah teh Dee. Saya pengen banget bisa belajar nulis dan diajarin tips-tips nulis langsung dari Teh Dee, karena selama ini saya selalu terkagum kagum dengan kosa kata yang dipilih oleh Teh Dee dalam setiap buku nya. Dan itu juga salah satu alasan kenapa saya sangat mencintai dunia tulis, karena saya bisa bebas berekspresi, bermain kata, menjodohkan kata yang baru, menelusuri kata, hingga mencapai tahap yang selalu saya sebut sebagai ‘wordgsm’ atau kepuasan oleh kata. Kalau misalnya hadiah dari kuis ini boleh ditukar, mungkin saya pengen milih untuk bisa jadi murid nulisnya Teh Dee..(ngarep) hehehe

Bukannya membanggakan kedaerahan ya teh, tapi jujur saya bangga karena kita sama sama orang Bandung, saya juga sangat suka sama novel yang settingnya di daerah Bandung, kebetulan novel Perahu Kertas itu kan latarnya emang di Bandung, disitu teh saya mulai suka karya karyanya Teh Dee, sampai sekarang akhirnya saya udah baca semua buku karya nya Teh Dee (dan jadi salah satu dari sekian banyak orang yang masih nunggu supernova yang baru) hehehe..

Banyak banget Teh yang pengen saya ungkapin, kayanya ga bisa saya sampein lewat surat, mungkin nanti kalau suatu saat kita bisa ketemu dan ngobrol banyak ya teh.. #kode (aamiin) hehehhe..

Tetep produktif dan berkarya ya Teh Dee, tetap menginspirasi.

Salam saya untuk Keenan juga 

Dari: Andika Dwi Saputra
Untuk: Mizan.com

No comments: