"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Thursday, January 3, 2013

Saat hati lupa cara nya jatuh hati..


Kata orang mata tak dapat berbohong, Ya.
Tapi ternyata mata dan sekumpulan indera tidak cukup tangguh untuk meruntuhkan pendirian hati.
Terhadap sosok yang mengalun di ambang pintu, mengetuk pintu dengan irama indah.
Dia terus mengetuk, bukan untuk masuk, dia mengetuk pintu dengan irama ikhlasnya hanya untuk menghibur sosok di balik pintu yang jauh terjebak didalam imajinasi logika. Gelap. Tenggelam.

Sosok teduh yang membius segala alasan logis untuk mencintai, atas segala sikap yang dapat membuat logika ku jatuh hati.
Tapi sayang, untuk mengucap “logika yang jatuh hati” saja rasanya sudah  terlalu absurd.
Segala pesonamu adalah alasan absolut untuk membuat setiap desir panca indera jatuh cinta, lengkung senyummu cukup untuk membuat hariku cerah, gelak tawamu cukup untuk menaklukan rasa suntuk.

Tapi hatilah yang memilih, hati lah yang dipilih. Hati lah yang saling memilih.
Tak jarang aku lama melihat punggungmu yang menjauh, hanya untuk meresapi setiap milidetik yang berlalu lambat, sekedar mencari-cari alasan kenapa bukan padanya hati ini takluk?
Seringkali pun aku berusaha menangkap setiap mimik rupamu, kulipat baik-baik dalam kotak kenangan, untuk mungkin kelak akan kubuka dalam penyesalan.

Perasaanku terlanjur kusut, dalam semesta hati yang terlalu luas untuk mencari sebab, dengan segala kompleksitas hati yang kadang terlalu gamang untuk ku ingat.
Hatiku mungkin terlalu sibuk berusaha memaafkan dirinya, sehingga lupa bahwa tugas utamanya adalah mencintai.
Hati ini terlalu sulit untuk berdamai dengan perasaan bersalah, karena memaafkan orang lain terkadang jauh lebih mudah daripada memaafkan diri sendiri.
Semoga dia cepat pulih, sebelum akhirnya dia benar-benar lupa caranya mencintai. Mati.

No comments: