"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Thursday, February 5, 2015

Di belakangmu.

Gadis,

Kamu tahu rasanya hanya bisa membelaimu dengan senyum?
Kamu tahu rasanya hanya bisa menyapamu dalam lisan yang terbatas?
Terlalu banyak senyum dan pandang yang kusembunyikan di belakang punggungmu..
Banyak kesal yang kukecap di belakangmu hanya karena ucap yang terlalu beku untuk terungkap di depanmu..
Tahukah kamu seberapa sulit aku melepas detik-detik dimana kamu mulai hilang dari pandangku?
Aku seperti anak kelaparan yang memungut setiap remah roti yang tercecer..
Terkadang aku hanya ingin melihatmu, menyimpannya baik-baik dalam memoriku, dan berharap semua itu cukup hingga pertemuan selanjutnya.
Tapi, seperti yang kuduga, itu tak pernah cukup.
Tak pernah akan cukup..

Karena aku terlanjur mencandu pada rindu..
Karena aku memilih untuk tidak patuh pada logika, walau resikonya adalah patahnya hati.
Karena logika tahu apa yang benar, namun hati tahu apa yang membahagiakan.

Andika Saputra


                                                    -HZD

No comments: