Tuhan..
Tangan ini bergetar,
Mata ini berusaha tetap tajam,
Walaupun airmata telah berjajar rapi menunggu untuk melompat..
Tuhan,
Hati ini teriris,
Mendengar potongan demi potongan tangis yang kuresapi dengan inderaku..
Segukan tangis dari wanita yang paling agung di dunia ini..
Kata terbata dari hati yang tersedak pilu..
Tuhan,
Cobaan ini lagi,
Cobaan yang membuat kami sekuat ini, bantu kami untuk bisa melewati ini lagi..
Tuhan,
Kuatkanlah wanita itu,
Kuatkanlah wanita yang tengah terisak di ujung gagang telepon ini,
Rangkulah ia dengan kemegahan kuasamu,
Tuhan,
Tak kuasa lagi kulihat wajah sedih itu,
Ingin segera aku pergi menembus ruang untuk memeluknya, mendamaikannya dari airmata yang kejam,
Membiarkannya tersesat dalam dekapanku,
Tuhan
Aku hanya ingin melihatnya tersenyum lagi..
Tak ingin lagi kulihat wajah murung itu lagi,
Yakinkan bahwa kita bisa melewati ini lagi..
Peluk aku,
Seerat yang kau mampu,
Meraunglah jika itu membuatmu lega,
Menangislah jika itu meringankanmu,
Aku akan selalu ada disini, mendampingimu, menuntunmu, jika perlu menggendongmu, untuk melewati semua ini..
Kita..
Pasti..
Bisa,
Bunda...
Aku, seorang lelaki dan seorang anak dari seorang wanita yang luar biasa, dengan segala kerendahan hati, memohon..
Setelah membaca tulisan ini, bantu aku..
Pejamkan mata kalian, dan ucapkan "aamiin".. Itu sudah lebih cukup untukku..
Salam
Andika Winchester Saputra

2 comments:
Amin..
Saat ku baca bait demi bait, kata demi kata, air mata pun menetes, tidak membasahi pipiku, hanya saja membasahi dinding2 dihatiku, perih, entah mengapa aku bisa merasakan air mata diujung telpon itu.
Itu bundamu, mungkin bundaku pun pernah menumpahkan air matanya sambil menahan agar suaranya tidak pecah, berharap aku tidak khawatir dengan lukanya.
Kamu, pasti ingin sekali kamu dekap suara diujung telpon itu, agar pecah suara tangis itu dalam dekapmu.
Amin untuk semua doamu,
Salam untuk bundamu, dari aku, seorang anak yg juga sangat mencintai bundanya
Terimakasih.. Kata aamiin darimu sudah lebih dari cukup.. Semoga kita bisa jadi anak yang selalu sayang pada ibu.. Salam untuk bundamu juga :)
Post a Comment