"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Saturday, December 8, 2012

Bromo, October 26..


October 26, 2012
00.05 WIB di Cemoro Lawang, Bromo,

Remah-remah kenangan membawaku kembali kesini, dimana 2 warsa lalu aku meringis rindu akan kehadiranmu, di suasana ini, romantisme ini, dan segala ceceran keagungan Tuhan yang tertumpah dalam pesona Gunung ini.
Hari ini, waktu terasa berputar sangat cepat, membawaku ke seperempat abad dalam kehidupanku, di tempat yang sama berpayung langit cerah dengan bintangnya yang ceria, romantisme ini, kerinduan ini, masih tanpamu.

Tepat setahun lalu, detik demi detik pergantian hari kulewati bersamamu, sederhana memang, hanya melahap kilometer demi kilometer jalanan Bandung yang selalu berubah menjadi begitu indah saat kau ada dibelakangku.

Malam ini, setahun kemudian, kuputuskan untuk melalui sisa hariku di ketinggian Bromo, sesaat ku sampai kucoba untuk mengayun langkahku, meresap dalam-dalam dinginnya keanggunan Gunung ini, memandang dalam setiap sudutnya mencoba membius memori dengan pesona yang tak sulit kucari. Tapi aku pun tahu, bukan itu yang kucari, aku berjalan, meresap, memandang untuk mencari sesuatu, suatu moment, suatu rasa yang bisa membuatku bicara “hanya di tempat ini, walaupun tanpa kamu, semua tetap indah”. Aku gagal.

Tapi disini aku menyadari, keindahanku, rasa takjubku, bius rindu ini tak boleh lagi berporos  padamu. Semua telah terlanjur dingin, jauh lebih menusuk daripada pelukan suhu ini. Tak peduli seberapa hangat ragamu, ia akan mati jika hatimu menggigil, aku tak akan membiarkan hati ini menggigil terlalu lama lagi.

Hari ini akan kutarikan pena baru dalam helai kosong hariku, yang mungkin sudah tak ada nama kamu lagi dalam setiap tinta yang mencecer keluar. Jika kelak air mata merefleksikan rasa sesal, maka biarlah mereka menjadi penebus rasa bersalah itu. Aku tak ingin lagi menukar masa laluku dengan rasa bersalahku, dan tak mau lagi kugadai masa depanku untuk sebuah kekhawatiran.

Dari titik ini, dalam pelukan indah anugerah Tuhan, aku memulai langkah baru, meninggalkan anugerah Tuhan yang pernah lelap dalam hati.

Selamat datang, hariku. Aku menyambutmu disini.

Selamat tinggal hariku. Aku pun melepasmu disini.


On my 25
Andika Winchester Saputra

3 comments:

Anonymous said...

Bagus! Pilihan katanya pas. Good job! :-)

Anonymous said...

Bagus! Pilihan katanya pas. Good job! :-)

diazzpratama said...

Traveling terus si aa ieu euy, seru lah.. :)