"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Tuesday, June 11, 2013

Kepadamu senja..


Kepada senja,

Beberapa hari ini kamu tak muncul, ada perasaan canggung saat aku tak lagi melihat hangatmu di pandang mataku.
Ada hati yang rindu melihat megahmu, ada sisi hati yang mereguk candu akan cantikmu tapi adapula poros hati yang menolak untuk merindu.
Senja mengingatkan aku lebih daripada sekedar indah, senja mengingatkanku tentangmu, senja mengingatkanku saat kau masih ada di pelukan, saat detak jantungku membisik di telingamu dalam nyamannya satu lingkaran peluk.

Senja, kamu tak lagi hiasi soreku, seperti lama sudah dia tak lagi hiasi hariku..
Senja, kau tak lagi bersinar, seperti matanya yang berhenti menjadi binar..
Senja, kau biarkan dirimu dikalahkan mendung, seperti ketidakpercayaannya yang tak terbendung..
Senja, melihatmu membuatku menyadari bahwa bahkan keindahan pun bisa menyakiti, apa yang memanjakan mata belum tentu mencintai hati.

Aku termenung di bawah langit sore ini, berbayang siluet senja yang entah ada dimana, berganti dengan kerlip lampu kota yang mencoba mengganti, maaf kalian bukan apa-apa.

Senja tiada, entah aku atau dia yang pergi, yang jelas kita tak lagi bisa berbagi.
Senja pudar, entah siapa yang memutuskan berhenti berpendar, tapi kita tak lagi sanggup menjadi debar,
Senja biru, tak pernah tahu siapa yang memulai haru, yang jelas semua telah dihukum cemburu.

Senja, aku pernah sangat memujamu, mungkin sekarang pun masih..
Senja, aku pernah teramat mencintaimu, mungkin tanpa sadar sekarang pun tersimpan.
Senja, aku tak mungkin berhenti merasa, aku hanya berhenti memakan asa..

Aku dan kamu mungkin diciptakan seperti Tuhan menciptakan senja untuk penghuni bumi,
Bisa kulihat, bisa kukagumi tapi tak pernah diciptakan untuk dimiliki..
Untuk dipuja,  tapi bukan untuk dipersunting..
Kepadamu senja, tempat semua pujiku berporos, tempat semua kesempurnaan bermuara..
Aku akan mulai mencintaimu dengan wajar.


Andika Winchester Saputra

No comments: