"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Monday, February 3, 2014

Kita sama sama mencintai hujan.











Rintik hujan sore ini kembali menghujam bumi, satu persatu menusuk setiap sudut semesta.
Aku duduk ditemani secangkir teh hangat, menyaksikan airmata langit menjatuhkan diri ke pelukan bumi.
Kepulan asap teh hangat itu membelaiku lebih dari sekedar rindu, aku biarkan imajiku menari berhujan di ujung pucuk daun. Tak pernah beranjak dari cerita favoritku. Kamu.

Lamunanku tergoyah oleh sebuah pesan singkat darimu, “aku sedang menatap hujan di jendelaku. Mereka cantik”.
Aku tersenyum, “begitupun kamu”, balasku dalam hati.

Kulanjutkan lamunanku, detik demi detik itu terlalu megah untuk tidak kubagi denganmu.
Aku semakin menikmati nada rintik hujan yang menyerah di kilau jendelaku,
Aku semakin mengagumi rintik air yang berdansa terjatuh di hadapanku,
Di satu hujan dari langit yang sama, semesta membuat kita memandang hujan yang sama walau lewat jendela yang berbeda.

Kusesap tegukan terakhir teh ku, lalu kubalas pesanmu.
“kita sama-sama mencintai hujan, semoga kita segera mencintai kita”.

1 comment:

Anonymous said...

Lovely!