"Aku kehilangan kata disaat ku kehilangan cinta.. Sekarang aku mulai belajar mencintai kata.. Agar aku ingat rasanya mencintai cinta..."

Wednesday, February 20, 2013

Doa yang berakhir dalam sebuah amplop.

Di tengah riuh ramai para penonton, aku termenung melihat layar telepon genggamku, hilang minat ku terhadap film yang sedang diputar, mataku tak lepas dari pesan demi pesan yang masuk darimu, hatiku tak berhenti dari luka yang terus menusuk dari setiap kata yang kubaca.
Kesalahpahaman itu lagi, yang lagi dan lagi berbuah prasangka,
Seolah semesta berusaha menunjukan jalan..
Logika bermufakat dengan hati untuk tak lagi saling menyakiti, memang seharusnya begitu.

Doa yang kurangkai, aamiin yang terucap tulus..
Kata-kata yang seharusnya meluncur saat ulang tahunmu..
Lutut yang seharusnya bersimbah didepanmu dan aksara yang seharusnya terucap untuk memintamu..
Akhirnya semua berakhir dalam sebuah amplop.

Semua kenangan dan harapan,
Semua peluh dan usaha,
Semua tangis dan airmata,
Semua cinta dan rasa rindu,
Pergi dalam ruang sempit sebuah amplop.

Kita tidak cukup baik untuk bersama, mungkin sudah saatnya kita tidak saling merindu (jika memang saling).
Sudah saatnya kita tidak saling mengharapkan (lagi-lagi jika saling) *sigh*
Sudah saatnya kita berhenti melawan kehendak semesta..

Bukan menyerah, hanya realistis..
Aku dan kamu, akan tetap menjadi itu dan takkan pernah menjadi kita.
Pun saat dulu sempat menjadi kita, ada ke akuan yang kentara di dalamnya.

Terimalah semua rasaku itu,
Rasa yang kujaga,
Rasa yang selalu kaulukai dengan prasangka,
Terimalah semua niatanku untukmu,
Niat untuk meminangmu,
Niat yang tak henti kau hujam dengan ketidakpercayaan.
Hari ini, kubungkus rapi semua, kukirimkan padamu dan takkan pernah kuingat lagi.
Terimalah semua, dalam sebuah amplop.

(Disini pernah selalu tertulis "Love")
Andika Dwi Saputra

No comments: